Thursday, October 27, 2016

19 Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat Lidah BuayaAloe vera dikenal sebagai salah satu tanaman herba kaya manfaat sejak ribuan tahun yang lalu. Secara historis, tanaman lidah buaya memiliki khasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit kulit dan efektif sebagai obat pencahar.

Bagian-bagian lidah buaya yang bisa kita manfaatkan yaitu gel dan lateks. Gel diperoleh dari sel-sel yang berada di tengah kulit lidah buaya, sedangkan lateks bisa kita dapatkan dari sel yang berada tepat di bagian lapisan kulit lidah buaya.

Gel lidah buaya yang berwarna bening seperti jeli ini sering digunakan untuk membuat losion, krim, salep, dan sebagainya. Lateks sering diolah menjadi zat-zat kering, seperti suplemen. Akan tetapi ada pula obat yang memakai keduanya.

Selain diolah menjadi obat, mungkin kamu juga pernah menggunakan lidah buaya dalam bentuk alami. Biasanya para wanita menggunakan tanaman ini untuk merawat rambut dan kulit. Mereka percaya, lidah buaya dapat membuat rambut lebih indah dan kulit menjadi halus.

Lalu bagaimana kenyataan dari manfaat lidah buaya ini? Nah simak ulasan berikut untuk mengetahui fakta yang sebenarnya mengenai kegunaan lidah buaya.

Manfaat Lidah Buaya yang Sebenarnya

1. Mengatasi gatal dan ruam

Menurut penelitian, berkumur dengan menggunakan obat kumur yang mengandung lidah buaya minimal tiga hari sekali selama 3 bulan, dapat membantu mengurangi rasa gatal dan ruam di mulut.

Hal yang sama juga berlaku jika kamu mengoleskan gel lidah buaya ke kulit sebanyak dua kali sehari selama 1 bulan. Lidah buaya mengandung mineral alami yang berfungsi untuk menangkan kulit.

2. Obat kontipasi dan sembelit (susah BAB)

Kontipasi, sembelit, atau susah buang air besar dapat disebabkan karena tubuh kekurangan serat dan cairan. Untuk mengatasinya kamu tak perlu membeli obat/suplemen mahal, cukup gunakan lidah buaya saja.

Menurut ahli gizi, lateks yang terkandung dalam lidah buaya memiliki senyawa kimia yang efektif sebagai obat pencahar. Namun jangan digunakan dalam jumlah berlebih, karena sifat laktasifnya yang tinggi justru mengakibatkan diare.

3. Mengobati penyakit herpes

manfaat lidah buaya

Herpes merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan karena infeksi herpes simplex virus(HSV). Penyakit kulit ini kerap ditemui dengan ciri bintik merah bergerombol yang berisi gelembung-gelembung air pada kulit, yang biasanya terasa panas dan gatal.

Beberapa penelitian menunjukan bahwa mengoleskan krim dengan ekstrak lidah buaya 0,5 % sebanyak tiga kali sehari, bisa membantu mempercepat proses penyembuhan luka akibat virus herpes simpleks ini.

4. Membantu pengobatan psoriasis ringan

Bagi penderita psoriasis tentunya merasa sering terganggu dengan bercak merah dan kulit bersisik yang muncul. Psoriasis disebabkan karena sistem imun yang keliru menyerang sel-sel kulit yang sehat, sehingga muncul reaksi perlawanan berupa bercak merah, gatal, dan bersisik.

Lidah buaya mengandung senyawa alprogen yang dapat membantu menghentikan reaksi autoimun tersebut. Akan tetapi bukan berarti lidah buaya menjadi satu-satunya obat psoriasis, tanaman ini hanya bersifat membantu pengobatan saja.

5. Mempercepat penyembuhan luka baru

Lidah buaya memiliki senyawa yang bisa mempercepat proses penyembuhan luka yang dikenal dengan glukomanan dan gliberelin. Senyawa ini akan meningkatkan sirkulasi darah dan pembentukan kolagen di area sekitar luka. Dengan demikian pembentukan jaringan baru bisa berlangsung lebih cepat.

Cara mengobati luka dengan lidah buaya:
  • Cuci luka hingga benar-benar bersih
  • Pastikan pendarahan luka sudah berhenti. Jika luka sayatan masih keluar banyak darah, hentikan dengan menekan menggunakan kain kasa
  • Oleskan gel lidah buaya secara merata ke area luka.
Note: untuk mengurangi risiko infeksi sebaiknya selalu pastikan semua benda/alat yang kamu gunakan dalam keadaan bersih.

6. Mengobati luka bakar ringan

Mungkin kamu sudah pernah menggunakan lidah buaya untuk urusan satu ini. Lidah buaya memiliki kandungan aloesin yang bersifat antiradang, sehingga dapat mengurangi rasa nyeri atau perih akibat terbakar. Entah itu terbakar karena api, sinar matahari, knalpot, bahan kimia, ataupun lainnya.

Selain mengurangi rasa nyeri, lidah buaya juga dapat membantu mencegah munculnya bekas luka bakar. Caranya tempelkan bagian dalam lidah buaya ke luka bakar yang kamu alami. Lakukan secara rutin 2x sehari selama 1-2 bulan untuk mendapatkan hasil terbaik.

7. Menyamarkan bekas luka yang sudah lama

manfaat lidah buaya

Glukomanan dan gliberelin yang terdapat dalam lidah buaya tidak hanya bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka saja, tapi juga bisa membantu menyamarkan bekas luka yang sudah menahun.

Sekarang ini telah banyak produk penghilang bekas luka yang menggunakan ekstrak lidah buaya sebagai salah satu bahan utamanya. Namun bagi kamu yang suka alami, bisa kok langsung mengaplikasikan gel lidah buaya ke area bekas luka.

8. Menjaga keremajaan kulitmu

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa lidah buaya memiliki khasiat besar untuk kesehatan kulit. Salah satunya yaitu menjaga keremajaan kulit. Kandungan antioksidan dalam lidah buaya dapat melawan radikal bebas yang berperan pada proses penuaan dini.

Selain itu, gel lidah buaya yang kaya vitamin E dan mineral juga terbukti meningkatkan produksi kolagen, yaitu semacam zat yang dapat membuat kulit selalu tampak kencang dan segar. Jadi, jangan lupa gunakan masker lidah buaya secara rutin setiap habis mandi ya.

9. Menghilangkan panuan di wajah

Lidah buaya tidak hanya bertindak sebagai agen anti-bakterial, antiradang, dan antioksidan saja, tapi dia juga bisa berperan sebagai anti-jamur. Sifatnya inilah yang membuat lidah buaya efektif untuk mengobati panu di wajah.

Caranya:
  • Oleskan gel lidah buaya selama 30-60 menitan ke area panuan
  • Kemudian bilas dengan air hangat sampai bersih. Lakukan secara rutin minimal 1x sehari hingga panuan yang kamu alami hilang.

10. Menghilangkan plak dan karang gigi

Plak dan karang gigi sering sekali membuat sebagian orang merasa kurang nyaman. Salah satu penyebab munculnya masalah tersebut adalah zat yang dihasilkan oleh bakteri yang berkembang di dalam rongga mulut.

Untuk mengatasi masalah tersebut kamu bisa menggunakan lidah buaya sebagai obat kumur. Khasiat ini sudah terbukti melalui penelitian yang menyebutkan lidah buaya dapat menghambat pertumbuhan bakteri di rongga mulut.

11. Menurunkan berat badan

manfaat lidah buaya

Khasiat lain yang tak kalah menarik dari lidah buaya adalah efek menurunkan berat badan terutama pada orang yang mengalami kegemukan atau obesitas.

Lidah buaya memiliki kandungan serat tinggi yang dapat mengikat lemak berlebih serta melancarkan sistem pencernaan. Disamping itu lidah buaya juga rendah kalori, sehingga tidak akan membuat berat badanmu bertambah.

12. Mengobati diabetes melitus (penyakit gula)

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Cambridge University, aloevera mengandung senyawa yang dapat meningkatkan sensitivitas hormon insulin dalam mengontrol gula darah. Ini sangat baik untuk para penderita diabetes.

Konsumsi ekstrak lidah buaya 1x sehari dapat membantu menurunkan gula darah ke angka normal. Namun perlu diingat, lidah buaya hanya membantu mengontrol diabetes, bukan sebagai pengganti obat diabetes yang diberikan oleh dokter.

13. Menurunkan kolesterol jahat dalam darah

Sebuah penelitian membuktikan konsumsi lidah buaya secara rutin selama sebulan dapat membantu menurunkan kolesterol jahat hingga 25 %.
Kandungan asam amino dalam lidah buaya dipercaya dapat mengikat kolesterol jahat untuk segera diproses dan dikeluarkan dari dalam tubuh.

14. Mengobati dermatitis atau eksim

Dermatitis merupakan kondisi peradangan pada kulit yang disebabkan karena pengaruh lingkungan, seperti karena terpapar sinar matahari. Biasanya ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah yang terkadang juga terasa gatal.

Sensasi dingin yang ada pada lidah buaya dapat membantu mengurangi efek peradangan akibat dermatitis. Selain itu, kandungan alprogen dan C-glukosilnya dapat membantu menyamarkan kemerahan pada kulit.

15. Menghilangkan jerawat

manfaat lidah buaya untuk kecantikan

Semua orang tentu sudah pernah mengalami jerawatan. Untuk mengatasinya kamu tak perlu melakukan perawatan mahal. Gunakan gel lidah buaya sebagai masker secara rutin sehabis mandi.

Dengan kandungan polifenol yang bersifat antibakterial, jerawat yang ada di wajahmu akan segera hilang. Bila ingin hasilnya lebih optimal, lakukan juga perawatan wajah berjerawat dengan bahan alami lainnya.

16. Menetralisir racun berbahaya dalam tubuh

Lidah buaya masuk kedalam sepuluh tanaman herba terlaris di dunia. Menurut penelitian, tanaman ini memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu membersihkan racun berbahaya dalam tubuh, atau istilah medisnya dikenal dengan detoksifikasi.

Mengonsumsi segelas jus gel lidah buaya secara rutin dapat membantu menetralisir racun yang masuk kedalam tubuh. Selain itu, kandungan nutrisinya yang lengkap juga membantu meningkatkan stamina tubuh.

17. Sebagai obat nyamuk

Manfaat lidah buaya selanjutnya yakni sebagai obat nyamuk. Aloevera masuk kedalam jajaran tanaman yang dibenci oleh para serangga.

Selain sebagai obat nyamuk, lidah buaya juga bisa mengatasi gatal atau bengkak akibat gigitan serangga, ia mengandung gel dingin yang dapat menangkan kulit. Caranya cukup oleskan gel lidah buaya ke bagian kulitmu secara merata tanpa perlu membilasnya.

18. Mengatasi ketombe, rambut rontok, dan bercabang

manfaat lidah buaya

Sudah bukan rahasia lagi kalau lidah buaya sangat baik untuk merawat rambut. Tanaman ini mengandung zinc, vitamin E, kalium, dan berbagai mineral alami yang sangat baik untuk menjaga kesehatan dan keindahan rambutmu.

Cara merawat rambut dengan lidah buaya:
  • Ambil gel lidah buaya yang masih segar
  • Sebelum keramas oleskan gel tersebut ke seluruh kulit kepala
  • Beri pijatan lembut kurang lebih 5 menit, kemudian diamkan selama setengah jam supaya meresap optimal
  • Bila sudah meresap bilaslah dengan menggunakan air dingin hingga bersih.

19. Kondisioner alami

Yang terakhir yaitu lidah buaya bisa kamu manfaatkan sebagai kondisioner alami rambut. Gel lidah buaya bersifat melembabkan, sehingga dapat mencegah rambut kering dan kusam.

Selain itu, kandungan nutrisinya yang cukup lengkap juga sangat baik untuk menjaga rambut tetap hitam dan berkilau alami.

Tidak Semua Orang Bisa Mengonsumsi Lidah Buaya

Produk dari lidah buaya sebaiknya tidak asal dikonsumsi. Bacalah informasi pada kemasan untuk memeriksa apakah cocok dengan kondisi kamu saat ini.
Ada sebagian orang yang sebaiknya tidak mengonsumsi lidah buaya karena faktor keamanan, antara lain:
  • Anak-anak. Khususnya yang berusia dibawah 12 tahun mungkin bisa mengalami diare, kram perut, dan sakit perut seusai mengonsumsi produk lidah buaya. Oleh sebab itu hindari penggunaan pada usia itu kecuali berada di bawah pengawasan dan anjuran dokter.
  • Ibu hamil dan menyusui. Ada laporan yang mengaitkan lidah buaya dengan keguguran dan bayi lahir cacat. Demi berjaga-jaga, ada baiknya ibu hamil dan menyusui tidak mengonsumsi produk lidah buaya.
  • Ingin melakukan operasi. Lidah buaya memengaruhi kadar gula darah dan dapat menganggu kadar gula darah selama dan setelah operasi. Jadi hentikan konsumsi lidah buaya, setidaknya dua minggu sebelum operasi.
  • Penderita wasir. Kamu bisa memperburuk kondisi diri sendiri bila mengonsumsi produk lidah buaya. Khususnya lateks saat menderita wasir.
  • Penyakit ginjal. Mengonsumsi lateks berlebihan juga dikaitkan dengan gagal ginjal. Maka dari itu, bagi kamu yang menderita masalah ginjal ada baiknya jangan mengonsumsi.
  • Memiliki masalah usus. Lateks dalam lidah buaya berpotensi mengiritasi usus.
Berhati-hatilah sebelum mengonsumsi atau mengaplikasikan bahan alami, termasuk salah satunya lidah buaya. Bahan alami memang aman, namun semuanya tidak demikian apalagi setelah diproses. Ada sebagian kalangan yang dilarang mengonsumsinya karena alasan keamanan.

Oleh sebab itu, cari tau informasi sebanyak mungkin sebelum kamu mengonsumsi sesuatu, atau bertanya langsung ke dokter. Dan jangan lupa selalu utamakan menggunakan produk yang sudah terdaftar di BPOM RI. Semoga bermanfaat.
Read More

Sunday, October 23, 2016

10 Manfaat Jahe untuk Kesehatan yang Sebenarnya

Manfaat JaheApa sih yang spesial dari jahe? Kata orang rempah ini memiliki khasiat yang cukup bagus dalam hal menghangatkan tubuh, tapi apakah hanya itu saja? Marilah kita buktikan bersama-sama pada kesempatan kali ini.

Jahe merupakan tanaman herba yang kerap dipercaya oleh masyarakat dapat mengatasi berbagai kondisi, mulai dari mual, batuk, flu, nyeri otot, hingga penanganan kanker. 

Manfaat Jahe untuk kesehatan

Menurut sejarah, bangsa Cina dan India sudah menggunakan jahe untuk pengobatan berbagai penyakit lebih dari 4.700 tahun.

Bila ditinjau dari segi medis, setidaknya ada sepuluh manfaat luar biasa dari jahe yang wajib kamu tau. Apa sajakah itu?

Manfaat Jahe untuk Kesehatan dan Pengobatan

Dilansir dari Deutsche Welle, jahe mengandung vitamin A, C, E, B, magnesium, kalium, fosfor, kalsium, zat besi, natrium, dan beta-karoten. Kandungan senyawa inilah yang membuat jahe bermanfaat untuk:

Manfaat Jahe untuk kesehatan

1. Stroke dan serangan jantung

Stroke dan serangan jantung merupakan pembunuh nomor satu di muka bumi. Penyebab utama kedua penyakit tersebut adalah pembekuan darah dan kolesterol tinggi.

Untuk mencegahnyakonsumsilah jahe secara rutin. Menurut Dr. Josh Axe, seorang dokter dari Inggris, jahe mengandung Gingerol yang bersifat anti-koagulan, yaitu semacam zat yang dapat mencegah pembekuan darah.

2. Sakit perut dan mual-mual

Baru-baru ini, peneliti Taiwan menemukan bahwa tiga kapsul jahe (total 1,2 gram) dapat membantu menyembuhkan dispepsia sekaligus membuat sistem pencernaanya jadi lebih baik.

Dispepsia sendiri merupakan kondisi perut nyeri, kembung, cepat kenyang, mual-mual, sering bersendawa, dan dada terasa panas.

Tidak hanya untuk penderita dispepsia saja. Jahe pun bisa membantu mengatasi rasa mual ketika mengalami mabuk perjalanan. Oleh sebab itu, sebelum kamu melakukan perjalanan jauh sebaiknya minum wedang jahe agar tidak mual.

3. Penyerapan nutrisi yang lebih baik

Penyerapan nutrisi setiap orang berbeda-beda, tergantung dari kondisi kesehatan sistem pencernaannya. Bila nutrisi makanan terserap dengan baik, maka secara otomatis tubuh pun akan menjadi lebih sehat serta berat badan tetap ideal.

Jahe termasuk rempah yang cukup baik dalam merawat sistem pencernaan. Ia memiliki kandungan senyawa aktif yang dapat mengoptimalkan penyerapan nutrisi. Jadi tunggu apalagi, masukan jahe ke menu dietmu sekarang juga!

4. Meningkatkan imun dan fungsi pernafasan

Pengobatan Ayurveda telah membuktikan keampuhan jahe dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh (imun). Ayurveda merupakan pengobatan kuno dari India yang meliputi seluruh aspek gaya hidup.

Sifatnya yang memanaskan dapat membantu memecah racun dalam organ tubuh. Atau istilah medisnya adalah membersihkan sistem limfatik, yaitu sistem pembuangan limbah tubuh kita.

5. Mencegah infeksi berbahaya

The Journal of Microbiology and Antimicrobialsmenerbitkan sebuah studi tahun 2011 yang menguji seberapa efektifnya jahe dalam membunuh bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes.

Hasilnya, jahe lebih ampuh dalam membunuh kedua bakteri tersebut dibandingkan dengan antibiotik lainnya.

Ada banyak sekali jenis infeksi yang dapat dicegah dengan jahe, mulai dari infeksi luka, infeksi gusi, infeksi sistem pencernaan, pernafasan, dan masih banyak lagi. Untuk infeksi bagian luar tubuh, kamu bisa mengoleskan minyak jahe yang saat ini banyak dijual di apotek terdekat.

6. Anti-jamur

Dari 29 spesies tanaman herba yang dievaluasi dalam studi Carleton University, jahe memenangkan hadiah sebagai ekstrak yang paling efektif dalam membunuh jamur. Wah keren ya!

Sifatnya yang anti-jamur membuat jahe sangat baik bila kamu gunakan untuk mengatasi penyakit akibat jamur seperti salah satunya yakni panu.

Caranya campurkan minyak jahe murni bersama dengan minyak pohon teh dan minyak kelapa. Oleskan secara rutin 3x sehari ke area yang bermasalah.

7. Obat maag dan GERD

Sejak tahun 1980-an, para peneliti telah mengetahui bahwa jahe dapat menyembuhkan penyakit maag. Akan tetapi baru-baru ini, para peneliti di India telah mampu menghitung seberapa efektifnya jahe dalam mengatasi masalah lambung tersebut.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal Molecular Nutrition and Research Food, mereka menemukan bahwa sebenarnya jahe itu enam sampai delapan kali lebih kuat dari Prevacid, obat pilihan untuk menurunkan asam lambung.

Jadi, bagi kamu yang mengalami maag dan GERD (radang kerongkongan) konsumsilah wedang jahe secara rutin supaya cepat sembuh.

8. Mengurangi nyeri

Selama ribuan tahun jahe telah digunakan untuk pengobatan tradisional sebagai pembunuh rasa sakit dan anti-inflamasi.

Belakangan ini, peneliti mengkonfirmasi bahwa jahe mengandung sifat anti-inflamasi yang serupa dengan obat anti-inflamasi Cox-2, sehingga dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan.

Percobaan tersebut dilakukan di University of Miami selama enam minggu terhadap 261 pasien osteoarthritis lutut. Hasilnya, jahe memiliki prospek yang bagus sebagai pereda rasa nyeri.

9. Mencegah kanker

Dalam penelitian yang diterbitkan British Journal of Nutrition, jahe disebut mampu membunuh sel-sel kanker di prostat, ovarium, dan kanker kolorektal. Bahkan jahe juga dikatakan oleh para peneliti lebih efektif dari pada kemoterapi.

Jahe mengandung senyawa aktif bersifat anti-angiogenik yang menurut para ahli dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker. Maka dari itu, agar terhindar dari kanker mulai sekarang kamu wajib konsumsi jahe.

10. Obat diabetes

Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Agustus 2012 dalam Jurnal Planta Medica menyimpulkan bahwa jahe dapat meningkatkan kontrol gula darah jangka panjang pada penderita diabetes melitus tipe 2.

Disamping itu penelitian dari University of Sydney, Australia, menemukan bahwa kandungan gingerol aktif dalam jahe dapat membantu meningkatkan penyerapan glukosa darah ke dalam sel-sel otot tanpa memerlukan insulin.

Itulah sebabnya jahe memiliki manfaat luar biasa dalam mengontrol gula darah pada penderita diabetes melitus atau penyakit gula.

Efek Samping Mengonsumsi Jahe

Setelah melihat beberapa manfaat jahe diatas, sepertinya rempah ini aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Namun tunggu dulu, tetap akan ada efek samping yang ditimbulkan, seperti diare, perut tidak nyaman, dan nyeri di ulu hati. Selain itu bila diaplikasikan langsung ke kulit mungkin tanaman ini bisa menyebabkan iritasi.

Ada beberapa kalangan yang harus berhati-hati atau sebaiknya tidak mengonsumsi jahe. Mereka antara lain ibu hamil, menyusui, penderita penyakit ginjal, memiliki gangguan pendarahan, dan organ hati. Ada baiknya konsultasikan dulu kepada dokter sebelum kamu mencobanya untuk tujuan pengobatan.

Itulah ulasan singkat seputar manfaat jahe untuk kesehatan yang sebenarnya. Apabila ada yang kurang jelas langsung saja sampaikan melalui kolom komentar di bawah. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share artikel ini ya.

Read More

Saturday, October 22, 2016

19 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat Kulit Manggis – Saat ini siapa yang tidak kenal dengan ekstrak kulit manggis? Hampir semua orang tau karena begitu fenomenalnya iklan ekstrak kulit manggis yang bermunculan di televisi ataupun media massa lainnya.

Pada iklan yang tayang di televisi banyak produsen mengklaim bahwa ekstrak kulit manggis kaya dengan kandungan antioksidan, antimikroba, dan xanthone.

Zat-zat tersebut diklaim mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit, mencegah pertumbuhan sel kanker, mengatasi permasalahan kulit, dan bahkan dapat memperlambat proses penuaan dini. Apakah semua itu benar demikian?

manfaat kulit manggis

Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan dan Kecantikan

1. Antioksidan

Penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa ekstrak kulit manggis mengandung senyawa jenis polifenol yang dikenal dengan xanthones. Ada dua jenis xanthone yang ada pada buah ini, yaitu alpha dan gamma xanthone.

Xanthone dan turunanya memiliki beberapa manfaat, termasuk salah satunya yaitu anti-inflamasi. Selain itu, xanthone juga merupakan obat yang sangat efektif untuk penyakit kardiovaskuler.

Antioksidan tersebut memiliki sifat memperbaiki sel-sel yang rusak akibat terkena radikal bebas, memperlambat penuaan, menangkal penyakit degeneratif, dan bahkan penyakit mental.

2. Rendah kalori

Ekstrak kulit manggis mengandung kalori yang sangat rendah (63 kalori per 100 gram) serta tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol.

Disamping itu, kandungan serat yang ada dalam buah ini lumayan tinggi (100 gram dapat menyediakan 13 % dari kebutuhan). Dengan demikian ekstrak kulit manggis sangat cocok untuk diet dan menjaga berat badanmu tetap ideal.

3. Vitamin C terbaik

Jangan salah, sumber vitamin C tidak hanya berasal dari buah jeruk. Per 100 gram ekstrak kulit manggis mampu mencukupi 12 % kebutuhan vitamin C harianmu.

Ada banyak manfaat dari vitamin C, seperti memberikan perlawanan terhadap flu/pilek, mencegah infeksi, dan tentunya meningkatkan sistem imunitas tubuh.

4. Melancarkan aliran darah

Ekstrak kulit manggis memiliki kandungan kalium dan zat besi yang berperan aktif dalam kelancaran aliran darah.

Kalium berkhasiat untuk melebarkan pembuluh darah. Sedangkan zat besi dapat membantu meningkatkan sel darah merah dan mengobati anemia.

Dengan lancarnya peredaran darah ini maka dapat melindungi kita dari penyakit tertentu seperti aterosklerosis, kolesterol tinggi, stroke, dan serangan jantung.

5. Mengurangi kolesterol jahat

Khasiat kulit manggis satu ini mungkin kamu sudah tau. Yup, ekstrak kulitmanggisyang rendah kalori dan kaya serat dapat membantumu mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.

Bila kamu tertarik, konsumsilah ekstrak kulit manggis secara rutin serta jangan lupa imbangi dengan olahraga teratur agar hasilnya maksimal.

6. Tuberculosis

Tuberculosis merupakan salah satu penyakit berbahaya yang disebabkan karena pengaruh bakteri dan jamur. Untuk mencegahnya, kamu bisa mengonsumsi ekstrak kulit manggis secara rutin.

Kulit manggis memiliki zat yang bersifat antibakterial dan antijamur. Sifat inilah yang dapat membunuh bakteri penyebab tuberculosis dalam tubuh.

7. Mencegah kanker

Menurut penelitian medis yang dilakukan pada tikus, senyawa xanthones yang ada pada kulit manggis dapat mencegah pertumbuhan sel kanker, tumor, kista, dan sejenisnya.

Xanthone sendiri merupakan salah satu senyawa antioksidan yang 1.000x lebih kuat dibandingkan dengan antioksidan lainnya, khususnya dalam mencegah kanker. Luar biasa kan?

8. Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)

Kulit manggis juga diperkaya dengan senyawa mineral alami seperti mangan, tembaga, dan magnesium. Senyawa mineral tersebut sangat berperan dalam mengontrol detak jantung dan tekanan darah.

9. Bersifat anti-inflamasi

Ekstrak kulit manggis memiliki sifat anti-inflamasi yang bermanfaat bagi penderita linu, nyeri, dan efek peradangan lainnya. Baik itu nyeri pada luka, linu gigi, ataupun bagian persendian. Untuk mengurangi rasa nyeri kamu bisa mengonsumsi ekstrak kulit manggis dua sampai tiga kali sehari.

10. Mengobati alzheimer

Alzheimer merupakan penyakit yang ditandai dengan kebingungan dan kesulitan dalam mengingat sesuatu.

Menurut penelitian di Inggris, pemberian ekstrak kulit manggis pada penderita alzheimer dapat membantu menghidupkan saraf otak mereka sebesar 30 %.

Adapun manfaat kulit manggis lainnya:

11. Mengobati jerawat.
12. Mencegah penuaan dini dan mengatasi kerutan.
13. Memperbaiki sel kulit yang telah rusak (regenerasi).
14. Meningkatkan energi/stamina tubuh agar tak mudah lelah.
15. Mengobati berbagai gangguan perut. Mulai dari diare, disentri, sakit perut, kembung, kram, maag, dan sebagainya.
16. Melancarkan dan mengurangi nyeri saat menstruasi.
17. Mengatasi penyakit gusi. Misalnya gusi berdarah, bengkak, nyeri, linu, dan sejenisnya.
18. Mencegah iritasi dan infeksi karena virus.
19. Mampu menurunkan berat badan serta menjaganya tetap ideal.

Kebenaran Manfaat Kulit Manggis

Manfaat kulit manggis sebenarnya sudah diteliti, tapi sayangnya penelitian itu hanya sebatas pada uji di laboratorium dan hanya pada binatang. Sedangkan untuk penelitian pada manusia belum pernah dilakukan.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukan bahwa kulit manggis mungkin dapat mengurangi risiko pertumbuhan sel kanker. Akan tetapi hasil tersebut didapat dari penelitian kecil yang dilakukan pada tikus.

Selain itu ekstrak buah ini juga terbukti mampu menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab penyakit, meski sayangnya hasil tersebut tidak didapat dari penelitian terhadap manusia.

Jadi kesimpulannya, manfaat kulit manggis belum terbukti berkhasiat kepada manusia jika dilihat dari segi ilmiah. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui keefektivitasannya.

Panduan Jika Ingin Mencoba Ekstrak Kulit Manggis

Mungkin kamu tergiur dengan beberapa manfaat kulit manggis diatas. Sebelum mencoba sebaiknya perhatikan beberapa tips berikut ini:
  1. Cek tanggal kedaluarsanya.
  2. Pastikan kamu membeli produk ekstrak kulit manggis yang sudah terdaftar di BPOM RI.
  3. Demi berjaga-jaga, lebih baik ibu hamil dan menyusui tidak mengonsumsi ekstrak kulit manggis ini.
  4. Jika kamu ingin melakukan operasi, sebaiknya jangan mengonsumsi ekstrak kulit manggis setidaknya 14 hari sebelum bedah dilakukan. Karena ekstrak kulit manggis dapat memperlambat proses pembekuan darah.
  5. Yang terpenting adalah selalu konsultasikan kepada dokter jika ingin konsumsi apapun, terutama yang berkaitan dengan pengobatan.
Iklan produk ekstrak kulit manggis saat ini memang sangat terkenal, namun itu tidak bisa kamu gunakan sebagai patokan sebuah produk benar-benar berkhasiat atau tidak. 

Dari segi pengobatan tradisional yang turun temurun mungkin kulit manggis diprimadonakan, tapi manfaat kulit manggis dari segi ilmiah/medis masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Semoga bermanfaat.
Read More

Wednesday, October 19, 2016

9 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan yang Tak Terduga

Manfaat Bawang Putih – Siapa yang tak kenal dengan bumbu dapur satu ini? Bawang putih terkenal bukan hanya sebagai bumbu masakan, tetapi juga dipercaya bermanfaat bagi kesehatan.

Berbagai ramuan tradisional dari zaman Mesir Kuno, India, hingga Tiongkok, pun melibatkan bawang putih sebagai salah satu bahan utamanya.


Sejumlah studi mengaitkan konsumsi banyak bawang putih dengan penurunan tekanan darah, tingkat kolesterol, gula darah, memperbaiki sirkulasi darah, dan menjauhkan dari risiko penyakit jantung.

Manfaat bawang putih untuk kesehatan memang belum terbukti 100 persen, sehingga masih diperlukan penelitian lebih mendalam. Namun meski demikian, beberapa penelitian telah menemukan beberapa manfaat sebagai berikut.

Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan



1. Baik untuk jantung dan ususmu

Dari sebuah percobaan yang dilakukan pada tikus, diketahui bahwa senyawa alami dari minyak bawang putih dapat melindungi jantung dari kerusakan setelah terkena serangan jantung. Diallyl trisulfida, nama senyawa tersebut, dipercaya dapat digunakan untuk pengobatan gagal jantung.

Tidak hanya baik untuk jantung saja, senyawa itupun juga bermanfaat untuk melawan bakteri penyebab infeksi pada usus. Ini membuat bawang putih dapat kita jadikan sebagai antibiotik guna mengurangi penyakit akibat bakteri yang ada pada makanan ataupun lingkungan sekitar.

2. Mencegah kanker

Sebuah penelitian membuktikan konsumsi bawang putih dua kali seminggu dapat berpotensi mencegah terkena kanker paru-paru. Konsumsi bawang putih juga diduga bisa menurunkan risiko terkena kanker prostat.

Selain itu, ditemukan pula senyawa organo sulfur yang menurut penelitian dapat membasmi sel kanker otak. Penelitian mengungkapkan senyawa tersebut bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan sel kanker otak.

3. Menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol

Ekstrak bawang putih sangat mujarab untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Beberapa temuan penelitian membuktikan bahwa bawang putih dapat melebarkan pembuluh darah dan mengendurkan otot halus.

Penelitian terbaru bahkan membuktikan bawang putih dapat membantu menurunkan koelsterol, meski dalam jumlah sedikit. Tetapi bukan berarti bawang putih bisa dijadikan sebagai obat hipertensi dan kolesterol yang efektif, karena masih diperlukan penelitian yang lebih luas.

4. Mencegah dan mengobati pilek/flu

Bawang putih dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah terkena penyakit. Manfaat inilah yang kemudian menjadikan bawang putih ampuh untuk mencegah pilek, flu, dan demam.

Selain itu, bawang putih pun bisa kamu gunakan untuk mengatasi hidung tersumbat. Ia mengandung senyawa bersifat mint serta kalium yang bisa melancarkan sirkulasi darah di sekitar hidung.

5. Mengobati sakit gigi

Apa sakit gigimu sering kambuh? Mulai sekarang kamu tak perlu membeli obat mahal untuk mengatasinya, cukup gunakan bawang putih saja.

Bumbu dapur satu ini mengandung senyawa bersifat anti-inflamasi, yang dapat mengurangi rasa nyeri akibat peradangan pada gusi.

Cara mengobati sakit gigi dengan bawang putihsangatlah mudah. Kamu tinggal menghaluskannya, lalu tempelkan ke bagian gigi yang sakit.

6. Mengobati sakit tenggorokan

Sifat antioksidan dan antibakterial yang ada pada bawang putih dapat membantu menyembuhkan batuk, sakit tenggorokan, dan radang tenggorokan.

Jika kamu mengalami gatal pada bagian tenggorokan, kunyahlah bawang putih berukuran kecil. Atau bisa juga mencampurkannya dengan jus wortel dan apel agar rasanya lebih nikmat.

7. Mencegah pembekuan darah

Bawang ternyata memiliki sifat pembersih yang cukup baik. Sifat pembersih yang terkandung pada bawang putih memungkinkan untuk membersihkan arteri dan vena, yang kemudian akan mengencerkan darah sekaligus melancarkan sirkulasinya.

Selain itu, bawang juga bermanfaat untuk meningkatkan produksi oksida nitrat di dalam darah, yang membantu melebarkan pembuluh darah dan melarutkan pembekuan darah. Dengan demikian, penyakit seperti stroke (akibat pembekuan) darah dapat dicegah.

8. Mengurangi tingkat gula darah

Tingkat gula darah sangat penting untuk diperhatikan. Bila kadarnya melebihi batas wajar,kamu akan sangat berisiko mengakibatkan diabetes (penyakit gula).

Bawang putih ternyata dapat meningkatkan insulin dalam darah, yaitu semacam zat yang berguna untuk memecah glukosa menjadi energi.

Menurut penelitian, 8 dari 10 orang yang mengonsumsi bawang putih secara rutin mereka mengalami penurunan tingkat gula darah secara perlahan.

9. Mengobati jerawat

Dengan cara yang benar, bawang putih bisa kamu manfaatkan untuk mengobati jerawat. Bawang yang dipotong dan dihancurkan akan melepaskan senyawa yang dapat membersihkan darah serta bersifat antibiotik.Kedua senyawa inilah yang bisa membantu mengobati jerawat.

Meski demikian, kamu harus tetap melakukan pengobatan jerawat, karena bawang putih disini hanya berperan membantu mempercepat proses penyembuhan saja.

Bagaimana, masih ragu mengonsumsi bawang putih?

Jika kamu berminat mengonsumsi suplemen bawang putih untuk tujuan kesehatan, ada baiknya konsultasikan dulu kepada dokter, terutama bila kamu memiliki kondisi medis tertentu.

Selain itu, khasiat bawang putih juga bisa kamu maksimalkan dengan mengonsumsinya dalam bentuk mentah, karena memasaknya terlalu matang dapat menghancurkan kandungan penting didalamnya.
Read More